Ya, anak saya ini, yang ketinggalan belajar membacanya dibanding anak lain, suka membaca. Suka sekali. Mulai dari buku cerita anak-anak yang tipis, diikuti dengan novel-novel fairy bahasa Inggris yang juga tipis dan mudah bahasanya, terus tambah tebal, dan terus tambah kompleks kosakata serta ceritanya. Dan Aira itu rapid reader, dia bisa membaca dengan cepat, paham isi bacaannya. Dari buku-buku bahasa Inggris ini juga Aira jadi mudah sekali belajar bahasa Inggris.

Pada beberapa tulisan sebelumnya, saya telah menjelaskan hambatan-hambatan dalam membaca cepat. Hambatan ini terdiri dari berbagai jenis mulai dari rendahnya konsentrasi, minat yang kurang sampai kebiasaan-kebiasaan buruk dalam membaca. Pada posting berikut, saya akan berkonsentrasi untuk membahas apa saja kebiasaan buruk dalam membaca dan bagaimana cara menghilangkan kebiasaan tersebut.
Dengan tersedianya banyak opsi bagi pedagang untuk mengetahui cara mengikuti tren pasangan mata uang valas serta komoditas dan instrumen lainnya, langkah yang tepercaya adalah mengikuti grafik. Pedagang yang menggunakan grafik ini disebut sebagai pedagang teknis yang memilih untuk mengikuti keakuratan indikator dan alat pembuatan grafik untuk mengidentifikasi tren dan harga puncak dalam memasuki dan keluar pasar.
Di jaman yang serba canggih sekarang ini, gadget pun bisa menjadi sarana kita dalam mengajari anak membaca, namun setiap orangtua harus bisa membatasi pemakaiannya. Dengan menggunakan gadget smartphone yang anda miliki anda bisa mengunduh beberapa aplikasi pembelajaran untuk anak. Dalam penggunaan gadget ini orangtua harus membatasi sesi waktunya karena ketika terlalu lama maka akan bisa memberikan dampak buruk pada anak seperti karena radiasi dari smartphone atau terangnya cahaya pada layar yang bisa membahayakan mata anak.
Bagi anak-anak bilingual (berbicara dua bahasa), Anda mungkin merasa proses berbicara, membaca, dan menulis secara lancar akan lebih lama dibandingkan dengan anak-anak monolingual (berbicara satu bahasa). Hal ini sangat normal karena anak-anak bilingual memiliki lebih banyak informasi untuk diproses, dan ini sama sekali bukan tanda kalau mereka belajar lebih lambat atau lebih buruk. Malahan sebaliknya. Walaupun anak-anak bilingual belajar lebih lama, ketika mereka menguasai keterampilan ini, mereka akan mendapatkan hasil lebih baik dibandingkan dengan anak-anak monolingual. Selain itu, keterampilan kognitif dan komunikasi juga akan meningkat secara keseluruhan. Jadi, jangan khawatir untuk memperkenalkan bahasa baru, hal ini hanya akan memberikan keuntungan pada anak-anak.
Bagian 'hampa' dan 'berwarna' disebut sebagai tubuh. Garis tipis panjang di atas dan di bawah 'tubuh' mewakili kisaran tinggi atau rendah dan juga disebut sebagai bayangan, sumbu (wick), atau ekor (tail). Jika garis-garis itu diletakkan di atas tubuh maka hal ini menunjukkan angka tinggi dan harga penutupan, sementara garis di bagian bawah grafik menunjukkan angka rendah dan harga penutupan.
Setiap anak memiliki tahap kesiapan belajar yang berbeda-beda. Ada anak yang sudah bisa membaca di usia 4 tahun, dan ada juga yang baru mulai belajar di usia 6 tahun. Perbedaan ini wajar kok, Mam, karena beda anak beda pintar. Yang perlu dipahami, tidak ada perbedaan khusus antara anak yang mampu membaca di usia dini dengan anak yang baru lancar membaca saat masuk SD.
Terkadang orang tua langsung merasa down ketika mengetahui anaknya disleksia. Padahal bila ditangani dengan tepat dan melalui treatment yang sesuai, disleksia bukan akhir dari segalanya. Banyak tokoh-tokoh besar yang berhasil dan sukses walaupun menyandang disleksia. Di buku Right Brained Children in a Left Brained World disebutkan tokoh-tokoh seperti Albert Einstein, George S. Patton, William Butler Yeats adalah mereka yang terlambat membaca. Begitupula dengan Leonardo Da Vinci, ia baru mulai bisa membaca pada usia 12 tahun. Namun hal ini tidak menjadi halangan baginya untuk menjadi seorang ‘besar’ dengan profesinya sebagai arsitek, musisi, penulis, pematung dan pelukis Renaisans Italia. Salah satu lukisannya yang terkenal di seluruh dunia adalah Monalisa. Selain itu, mantan presiden Amerika George W. Bush serta aktor Tom Cruise adalah beberapa contoh orang-orang berprestasi yang menyandang disleksia.(Bunda Ranis)
Membiasakan anak-anak untuk membaca sejak dini adalah investasi jangka panjang buat mereka. Rasa percaya diri, kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar, juga memiliki intelektualitas dapat didapat melalui membaca. Yuk, perbanyak koleksi bacaan kita di rumah, supaya kita dan keluarga terbiasa untuk membaca. Jangan lewatkan juga artikel 10 Fakta dan Manfaat Membaca ini.

Menjawab masalah inilah, antara lain, teknik membaca cepat (speed reading)diciptakan. Teknik ini sesungguhnya sangat sederhana tapi terasa efektif. Sebagai contoh, Ada tak perlu mengikuti kata demi kata pada setiap kalimat dalam sebuah paragraf untuk mengerti sebuah informasi. Tapi cukup memfokuskan pandangan mata Anda (blocking) pada paragraf tersebut selama beberapa saat, untuk kemudian pindah ke paragraf yang lain. Selama menatap itulah, mata kita sesungguhnya melakukan fiksasi atau memahami pesan yang disampaikan dalam kalimat atau paragraf tersebut.
Seperti sudah saya singgung diatas bahwa mengajari anak membaca memerlukan kesabaran ekstra dan tidak bisa dilakukan secara instan, semuanya butuh proses. Jadi usahakan jangan terlalu memaksakan kehendak supaya anak bisa cepat membaca, jangan pula membanding-bandingkan anak dengan mereka yang sudah bisa membaca, karena setiap anak punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing, ikuti saja alurnya.
Jika anak Anda malas untuk belajar menulis, cara mengatasi anak malas belajar menulis bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan memberlakukan budaya membaca dirumah, Anda bisa membuat sikecil lebih rajin dalam menulis. Biasakan Anda mempunyai hobi membaca dikehidupan sehari-harinya, jika belajar membaca anak sudah mulai lancar dan terbiasa membaca, biasanya lebih mudah untuk membiasakannya dalam menulis.

Mengingat empat huruf (yang sebetulnya hanya dua huruf) ini tentunya lebih mudah bagi siswa daripada langsung mengingat empat huruf misalnya madu (m-a-d-u). Jadi, mulai dari yang mudah dan dekat dengan kehidupan siswa, maka siswa akan lenih berhasil. Kegiatan selanjutnya adalah mengenalkan kata-kata yang lain, sehingga pada akhirnya siswa bisa membaca sebuah kalimat, misalnya: ini mama saya; itu bola budi, dan lain-lain.


Keduanya memiliki bentuk visual serupa karena keduanya terdiri dari empat unsur utama: dua bahu, kepala, dan garis leher. Pola terbentuk ketika garis leher (dukungan dan kendala) pecah dan bahu kedua terbentuk. Kepala dan bahu terbentuk oleh puncak dan lembah di grafik. Banyak formasi lain yang digunakan pedagang untuk menganalisis pengaturan dagang seperti: Atas/bawah ganda, atas/bawah lipat tiga, Pinocchio, kondisi menguat/melemah, dll.
Cara mengajari anak membaca – Lima tahun pertama adalah masa emas tumbuh kembang anak. Baik dari segi fisik atau pun mental. Anda sebagai orang tua harus senantiasa mendampinginya dalam belajar segala hal. Mulai dari merangsang kecerdasan anak, mengasah keterampilan serta menyisipkan pelajaran akademik. Pada usia 4 tahun, anda bisa mulai mengajari anak membaca. Agar saat masuk sekolah nanti, sedikit banyak sudah memiliki bekal dalam menuntut ilmu.

Alangkah baiknya Bunda menunda terlebih dulu untuk melatih anak dengan huruf dan abjad, lebih bagus pakai komponen terkecil dari huruf yakni kata-kata. Sebuah kata termasuk hal konkrit, serta juga huruf merupakan abstrak, anak akan gampang apabila dilatih dengan hal hal konkrit terutama bukan sesuatu yang abstrak yang akan membuatnya amat keras berpikir.


p>Betapabesarpengaruhnyalekturkeagamaan terhadap pembentukan pikiran ummat Islam sebagai kelompok mayoritas di Indonesia dan pada gilirannya menjadi pendorong semangat ummat untuk mengambil peran nyata dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Peranan lektur keagamaan semakin dituntut peningkatan dan insentitasnya, baik dari segi jumlahnya maupun dari segi kwalitasnya, termasuk relevansinya ... [Show full abstract] dengan kebutuhan perkembangan kehidupan masyarakat. (Gemngan; 1992)

×