Dalam hubungan antara wewenang dan tanggung jawab, hanya pimpinan yang bertanggung jawab terhadap segala yang terjadi di dalam kantornya. Dalam manajemen perkantoran, pimpinan adalah orang yang bertanggung jawab terhadap berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan kantor. Oleh karena itu, pimpinan boleh mendelegasikan wewenangnya, bahkan mungkin memang perlu mendelegasikan wewenangnya agar supaya pencapaian tujuan kantor bisa lebih mudah, tetapi dia sama sekali tidak boleh mendelegasikan tanggung jawabnya.
Pada beberapa tulisan sebelumnya, saya telah menjelaskan hambatan-hambatan dalam membaca cepat. Hambatan ini terdiri dari berbagai jenis mulai dari rendahnya konsentrasi, minat yang kurang sampai kebiasaan-kebiasaan buruk dalam membaca. Pada posting berikut, saya akan berkonsentrasi untuk membahas apa saja kebiasaan buruk dalam membaca dan bagaimana cara menghilangkan kebiasaan tersebut.

Tetapi, tahukah Anda, ternyata keramaian bukanlah satu-satunya faktor yang mengganggu konsentrasi? Ada faktor-faktor lain yang juga dapat menjadi gangguan konsentasi. Salah satunya yaitu self-consciousness sebagaimana yang penulis jelaskan dalam artikel berjudul Ini Dia Alasan Mengejutkan Anda Susah Konsentrasi! Selain self-consciousness, masih ada faktor lain yang dapat mengganggu konsentrasi Anda.
Tetapkan satu halaman buku yang akan digunakan untuk menguji kecepatan anda membaca. Tekan tombol pengukur waktu, lalu mulailah anda membaca dengan cara sebagaimana anda biasa melakukannya. Lalu hentikan membaca bersamaan dengan habisnya waktu (60 detik). Tandai kata dimana anda selesai membaca pada saat waktu habis. Minta teman anda yang mengawasi pengujian untuk menghitung jumlah kata yang telah anda baca dalam waktu 60 detik. Lalu minta dia menguji kemampuan anda menangkap isi tulisan yang anda baca dengan cara membandingkan cerita anda dan mencocokannya dengan isi tulisan, seberapa persenkah anda mampu menyerap arti atau pesan yang disampaikan dalam tulisan yang anda baca. Catat semua hasil itu pada tabel yang sudah disiapkan.
This entry was posted in Uncategorized and tagged Belajar membaca, belajar membaca untuk anak, buku anak membaca, buku baca anak, buku belajar membaca, buku membaca, cara belajar membaca, cara belajar membaca anak tk, cara belajar membaca cepat untuk anak tk, cara belajar membaca untuk anak tk, cara cepat belajar membaca, cara cepat belajar membaca untuk anak tk, cara mengajar membaca anak, cara mengajar membaca anak tk, game belajar membaca, jual buku belajar membaca, metode belajar membaca, metode mengajar anak usia dini, permainan belajar membaca by BELAJAR MEMBACA. Bookmark the permalink.
Peningkatan jumlah buku bacaan dari tahun 2015 : 492 menjadi 1753 pada tahun 2016 atau 256% menjadikan ketersediaan bahan bacaan di seluruh 35 SDN yang menjadi sasaran 15 menit rindu membaca. Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya reaksi dari sekolah, dinas pendidikan dan bupati untuk memperluas cakupan inovasi dan tingginya tuntutan pengadaan buku bacaan.
Tapi ... sejauh manakah anak-anak ini akan kekal gunakan gajet ini untuk membaca. Dari pengalaman sayalah, anak-anak lebih suka pada visual bila gunakan smartphone dan tablet, dari membaca sesuatu darinya. Akhirnya, minat untuk membaca akan pudar. Bila disuruh untuk ulangkaji pelajaran menerusi buku teks yang diberi pinjam oleh kerajaan, mereka akan berdalih dan terasa malas.
Di dalam kantor ada kalanya terjadi pendelegasian wewenang dari yang atas kepada pihak tertentu yang di bawah. Pendelegasian wewenang ini harus dilakukan sepraktis mungkin dan wewenang didelegasikan oleh pimpinan yang lebih tinggi kepada pimpinan yang lebih rendah, sehingga pihak yang mendapat pendelegasian wewenang itu dapat bertindak secara lebih efisien tanpa perlu selalu minta petunjuk kepada atasan dalam pelaksanaan kerjanya.
Selama beberapa tahun terakhir aku mulai mengumpulkan dan membaca novel-novel dari berbagai penerbit dengan berbagai genre.  Setelah sempat mengacak-acak rak buku beberapa jam lalu, aku menemukan novel-novel tersebut dan kembali menghubungkan diri dengan cerita-cerita di dalamnya. Penerbit  GagasMedia adalah salah satu penerbit yang memiliki sejumlah penulis novel romance dengan kemampuan yang mumpuni dan tidak diragukan lagi. Sebagai ‘penggila’ novel romance, aku turut bahagia menyambut bertambahnya usia GagasMedia yang berarti bahwa penerbit kesayangan kami ini akan semakin matang dalam menerbitkan naskah-naskah berkualitas yang dibutuhkan dan dicintai para pembaca.
Supaya anak bisa lebih mudah menangkap setiap pelajaran yang kita berikan, maka lebih baik kita mengajarinya dengan metode yang sederhana terlebih dahulu seperti dengan cara pengenalan kata-kata dan yang paling populer adalah dengan menggunakan sebuah metode bernama Glenn Doman. Dan berikut adalah info selengkapnya mengenai cara mengajari anak membaca menggunakan metode Glenn Doman :
Nah, di kelas TK B akhir di sekolah Aira mulai diberi pengenalan membaca, untuk persiapan masuk SD, pertimbangannya sekolah nggak bisa tutup mata soal banyaknya SD yang menuntut anak sudah bisa membaca ketika masuk SD. Dibanding teman-temannya, apalagi yang ikut les membaca, Aira memang termasuk yang ketinggalan soal bisa membaca. Tapi saya yakin anak pasti bisa membaca, kok, jadi saya gak terlalu khawatir. Di kelas tiap anak punya daftar buku yang sudah dibaca, dipasang di dinding. Yang sudah lancar membaca pasti panjang daftar buku di daftarnya. Punya Aira sampai mendekati akhir tahun ajaran masih pendek, hanya beberapa judul buku. Ya, sudahlah, ya, memang masih belajar, kok, anaknya.
Tapi ... sejauh manakah anak-anak ini akan kekal gunakan gajet ini untuk membaca. Dari pengalaman sayalah, anak-anak lebih suka pada visual bila gunakan smartphone dan tablet, dari membaca sesuatu darinya. Akhirnya, minat untuk membaca akan pudar. Bila disuruh untuk ulangkaji pelajaran menerusi buku teks yang diberi pinjam oleh kerajaan, mereka akan berdalih dan terasa malas.
Anak-anak akan  lebih merasa nyaman ketika para orang tua mengajari dengan santai. Terlalu tegang atau kaku hanya akan membuat anak tidak jenak dalam belajar sehingga mereka akan sulit untuk memahaminya. Jika mengajarkan anak dengan suasana yang tidak asyik, tentunya hanya akan membuat anak malas untuk belajar membaca. Tetapi usahakan tetap dalam suasana yang serius.
Untuk itulah diperlukan tata cara mendidik anak menulis agar kemampuannya dalam menulis bisa diasah sejak ia kecil. Keinginan anak usia 3 tahun untuk bisa menulis, menggambar atau sekedar menggoreskan pensil pada selembar kertas adalah salah satu bagian penting dalam perkembangan motorik halus di usia 3 sampai 5 tahun jadi Anda perlu menerapkan cara mengajar anak tk menulis pada anak usia dini.
Untuk anak-anak yang belum lancar membaca, saya juga berusaha mengulik sejauh mana kemampetan membaca itu terjadi. Saya mengadakan pendekatan terlebih dahulu. Saya biarkan anak-anak mengenal diri saya. Beramah tamah agar mereka tidak merasa takut terhadap saya. Saya selalu menanamkan hal ini. Anak-anak harus merasa nyaman belajar bersama guru mereka.

Oleh karena itu, saat awal-awal Anda mengajari anak belajar cukuplah hanya dengan waktu 15-20 menitan saja. Berilah Pujian Saat anak dapat menyelesaikan tugas membacanya dengan baik, berilah anak pujian dengan kata-kata. Hal ini akan mendorong anak untuk terus belajar, karena senang dipuji. Sesekali diberi pujian dengan barang juga tidak apa-apa, asal jangan terlalu sering.
Ketika sang anak mampu menyelesaikan tugas yang kita berikan, maka jangan pelit untuk memberikan pujian kepadanya, karena hal ini bisa mendorong dan membuat anak lebih semangat dalam belajarnya. Selain pujian dengan kata-kata, anda juga bisa sesekali memberinya hadiah asalkan tidak dilakukan secara sering. Namun ketika anak melakukan kesalahan jangan dimarahi, namun kita harus bisa mengarahkannya dengan sabar dan penuh kelembutan.

Anak biasanya suka tidur-tiduran di karpet. Maka ada baiknya jika karpet yang kamu pilih adalah karpet yang memiliki gambar tertentu yang menarik lengkap dengan keteranganya. Usahakan tulisan yang dimuat memiliki ukuran yang cukup besar dengan jenis font yang biasa saja. Dengan begitu, ketika anak tidur-tiduran di karpet, ia akan melihat tulisan dan gambar. Begitu ia tertarik dengan gambar, cobalah untuk melihat tulisan dan ajarkan bagaimana cara membacanya.

Image: blogs.psychcentral.com Membaca Sambil Bernyanyi Cara mengajarkan anak membaca yang ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan, dan pasti para orang tua sering menggunakan metode ini. Ya, biasanya orang tua mengajari membaca huruf abjad sambil dinyanyikan, dimulai dari A sampai Z. Cara ini cukup efektif, karena anak akan lebih mudah untuk mengingatnya. Membaca dengan Bantuan Media Elektronik Banyaknya video pembelajaran tentang belajar angka, dan huruf yang dijual di pasaran cukup membantu orang tua dalam mengajari anak membaca.

Meski cara ini relatif adalah cara lama, menempel abjad ABC di dinding bakal menarik perhatian anak. Begitu mereka sudah tertarik, baru kamu ajarkan bagaimana cara membacanya. Apalagi abjad ABC sekang ini sudah di desain dengan sangat menarik. Kalau anak tidak tertarik, tempel pula beberapa gambar hewan dan buah. Gunakan itub  sebagai media yang menarik anak. Dekat dengan tempat bermain atau tempat tidurnya lebih baik.
Seperti sudah saya singgung diatas bahwa mengajari anak membaca memerlukan kesabaran ekstra dan tidak bisa dilakukan secara instan, semuanya butuh proses. Jadi usahakan jangan terlalu memaksakan kehendak supaya anak bisa cepat membaca, jangan pula membanding-bandingkan anak dengan mereka yang sudah bisa membaca, karena setiap anak punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing, ikuti saja alurnya.
Gerakan kepala dalam membaca akan mengurangi kecepatan baca karena Anda membutuhkan waktu tertentu untuk melakukannya. Sebenarnya tanpa menggerakkan kepala seperti itu bahan bacaan sudah dapat terlihat dan terbaca. Namun dengan gerakan kepala biasanya seseorang ingin memastikan bahwa apa yang dibaca sebelumnya telah lewat dan gerakan tersebut mengindikasikan proses perpindahan ke bahan bacaan berikutnya.

Kalau mahukan mereka minat membaca, bacakan buku pada anak-anak. Untuk anak sekecil 2-3 tahun, jika ibu-bapa selalu membaca buku ‘favourite’ mereka, jangan terkejut jika anak boleh hafal segala isi cerita dalam buku tersebut. Walaupun dengan pelat-pelat mereka, kita boleh mendengar butiran yang keluar dari mulut anak-anak. Tidak percaya? Cubalah dahulu.
Saya pernah “memancing” minat baca dgn membeli banyak buku (tujuan poin.4), tapi tetap juga malas membaca. Sampai akhirnya saya tata buku-buku itu di rak dan dikumpulkan semua dalam ruang tamu. Sekarang seperti perpustakan kecil. Dan ketika duduk di ruang tamu, akhirnya ambil juga satu atau dua buku, mulai membaca. Thanks untuk Artikel nya. Ternyata saya tidak sendiri. 🙂
Alangkah baiknya Bunda menunda terlebih dulu untuk melatih anak dengan huruf dan abjad, lebih bagus pakai komponen terkecil dari huruf yakni kata-kata. Sebuah kata termasuk hal konkrit, serta juga huruf merupakan abstrak, anak akan gampang apabila dilatih dengan hal hal konkrit terutama bukan sesuatu yang abstrak yang akan membuatnya amat keras berpikir.

Anak-anak biasanya akan lebih mudah memahami bacaan bila memakai alat bantu seperti spidol atau stabillo. Bagi para Ibu sebaiknya mencoba cara ini, cobalah untuk memakai spidol dengan warna yang berbeda agar anak lebih mudah membaca dengan benar sekaligus merupakan cara yang asyik dalam belajar membaca. Hal ini sekaligus bisa dipakai untuk mengajari anak dalam membedakan warna.


Faktanya, tidak akan ada bedanya antara anak yang bisa membaca pada umur 4 tahun dengan anak bisa membaca di usia 6 tahun. Hal itu tidak lantas membuat anak umur 4 tahun ini menjadi superior. Justru, biarkan mereka bisa pada saatnya, karena di situlah keindahannya. Sebaiknya lakukan stimulasi sesuai dengan usia anak, namun hal ini dikembalikan pada pola asuh yang diterapkan orangtua.
Latar belakang penelitian ini karena siswa beranggapan bahwa pembelajaran bahasa Sunda sangat sulit. Hal itu menyebabkan siswa tidak begitu hirau terhadap pembelajaran tersebut, termasuk dalam pembelajaran menulis, misalnya kurang memperhatikan ejaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesalahan ejaan yang dilakukan oleh siswa kelas IX SMP Laboratorium Percontohan UPI ... [Show full abstract] tahun ajaran 2013/2014. Uraiannya menyaran kepada kesalahan (1) penggunaan aksara, (2) menulskan aksara, (3) menuliskan kecap, (4) menuliskan unsur serapan, dan (5) penggunaan tanda baca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tehnik tes. Pengolahan data dilakukan dengan analisis dokumen. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IX SMP Laboratorium Percontohan UPI tahun ajaran 2013/2014. Data yang digunakan merupakan kesalahan ejaan dalam menulis berita yang dilakukan oleh siswa sekolah terebut. Hasilnya dapat disimpulkan bahwa siswa masih banyak melakukan kesalahan ejahan dalam menulis berita. Kesalahannya meliputi : (1) kesalahan penggunaan aksara 101 (43,72%); (2) kesalahan menuliskan aksara 83 (38,10%); (3) kesalahan menuliskan kata 26 (11,25%); (4) kesalahan menuliskan unsur serapan 7 (3,03%); dan (5) kesalahan penggunaan tanda baca 14 (6,06%). Berdasarkan hasil tersebut, guru harus lebih intensif dalam mengajarkan bahasa Sunda, terutama dalam membedakan vokal é, e, dan eu.AbstractThis study is come from the idea that students consider that learning Sundanese is difficult, which makes them tend to be ignorant in Sundanese courses, including in writing, such as not paying attention to how to spell it. This study is aimed to find out and describe spelling errors done by students of grade IX of SMP Laboratorium Percontohan UPI School Year 2013/2014. The spelling error includes (1) letters usage; (2) letters writing; (3) words writing; (4) uptake elements writing; and (5) punctuation usage. This study is using descriptive method with test technique. The data is processed using document analysis. Data source in this study are students of grade IX SMP Laboratorium Percontohan UPI School Year 2013/2014. Data in this study are spelling errors in writing news done by the students. The result of this study shows that most of students still doing spelling errors in writing news. The errors includes (2) error in using letters with total of 101 items (43,72%); (2) error in writing letters with total of 83 items (38,10%); (3) error in writing words with total of 26 items (11,25%); (4) error in writing uptake elements with total of 7 items (3,03%); and (5) error in using punctuations with total of 14 items (6,06%). Based on the results above, it can be concluded that teachers have to be more intensively teaching Sundanese spelling to students, especially in distinguishing vocal é, eandeu.
Kesulitan konsentrasi disebabkan banyak hal, apabila sulit dalam konsentrasi dapat membuat pikiran tidak focus dan huruf-huruf yang dibaca pun hilang dari pikiran. Dalam membaca, konsentrasi sangat penting karena menentukan kemampuan dalam menangkap dan memahami isi bacaan. Ketika membaca cepat, maka konsentrasi yang baik akan memastikan bahwa kecepatan baca berbanding lurus dengan pemahan dan bukan sebaliknya.

Kesulitan konsentrasi disebabkan banyak hal, apabila sulit dalam konsentrasi dapat membuat pikiran tidak focus dan huruf-huruf yang dibaca pun hilang dari pikiran. Dalam membaca, konsentrasi sangat penting karena menentukan kemampuan dalam menangkap dan memahami isi bacaan. Ketika membaca cepat, maka konsentrasi yang baik akan memastikan bahwa kecepatan baca berbanding lurus dengan pemahan dan bukan sebaliknya.
Apa sih rasa empati itu? Menurut lesley.edu empati adalah sebuah kemampuan untuk memahami pengalaman orang lain dengan membayangkan diri sendiri dalam situasi orang tersebut. Dan empati ini berbeda ya dengan simpati, karena simpati adalah pemahaman, persepsi atau reaksi terhadap orang lain. Meski keduanya berbeda, empati dan simpati saling berkaitan lho.
Salam.saya masih didalam dilema.sbb anak saya berumur 3thun dan baru didaftarkn ke playschool islamik montessori di kaw rmh saya.saya difahamkan oleh guru nya bahawa sekolah tdika tersebut mengajar kaedah mmbaca phonics bila menginjak 4-6thun.saya mndapat maklumat dr plbagai sumber mngatakan kaedah mmbaca phonics sgt bagus namun bagaimana pula jika dia masuk ke sek.rndah thun 1 memandangkan guru akan guna kaedah lain iaitu mengeja..saya takut jika dia akan keliru..brapa lamakah tempoh keliru.mohon pendapat puan nik ;-) trma kasih~mama iris

Keduanya memiliki bentuk visual serupa karena keduanya terdiri dari empat unsur utama: dua bahu, kepala, dan garis leher. Pola terbentuk ketika garis leher (dukungan dan kendala) pecah dan bahu kedua terbentuk. Kepala dan bahu terbentuk oleh puncak dan lembah di grafik. Banyak formasi lain yang digunakan pedagang untuk menganalisis pengaturan dagang seperti: Atas/bawah ganda, atas/bawah lipat tiga, Pinocchio, kondisi menguat/melemah, dll.
Ibu yang baik hati, pertama kali kami ingin menyampaikan tidak seharusnya kita orang dewasa membandingkan anak kita dengan anak yang lain karena setiap individu anak berbeda karakter, kesukaan dan kemampuannya. karakter, kesukaan dan kemampuan anak adalah hasil dari proses pola asuh yang kita bangun di rumah dan pengalaman yang diterima anak di lingkungan sekitar, sehingga berbeda pula pola asuh yang diberikan masing-masing orangtua.
Sejak di dalam kandungan sebenarnya anak kita pun sudah mulai bisa dipersiapkan belajar membaca lo. Caranya yaitu dengan mengajaknya membaca buku. Janin di dalam perut sudah bisa mendengar suara kita. Jika sejak di dalam kandungan kita sudah membiasakan anak membaca buku, ia telah mengenal buku dengan baik. Begitu si bayi lahir, mulai kenalkan beragam buku kepadanya. Dari buku dengan gambar yang besar dan aneka warna hingga buku penuh tulisan. Anak yang sudah dikenalkan buku sejak dini cenderung akan lebih cepat bisa membaca dibandingkan yang tidak dibiasakan membaca buku.

Bobo | Bolasport | BolaStylo | CewekBanget | Fotokita | Grid Games | Grid Health | Grid Hot | Grid Motor | Grid Pop | Grid.ID | Gridoto | Hai | iDEA | Info Komputer | Intisari | Jip.co.id | Juara | MakeMac | Motorplus | Nakita | National Geographic | Nextren | Nova | Otofemale | Otomania.com | Otomotifnet.com | Otorace | Otoseken | Sajian Sedap | Stylo | Suar | SuperBall | Wiken | Gridvoice | GRID Story Factory | KG Media
Sebelum Anda mulai membaca, lakukan sedikit review mengenai apa yang sudah Anda ketahui tentang subyek yang akan Anda baca itu. Misalnya jika Anda akan membaca tentang pendidikan anak, beri kepala Anda waktu beberapa menit untuk sedikit mengingat kembali apa yang sudah diketahuinya tentang itu. Hal yang sama juga dilakukan untuk subyek-subyek lainnya: betapapun sederhananya, atau sulitnya, subyek pengetahuan yang akan dibaca.
SECIL yang disingkat Serial Belajar Si Kecil adalah Kumpulan Serial Aplikasi Belajar Anak Berbahasa Indonesia yang dikemas khusus secara interaktif dan menarik yang kami buat khusus untuk Anak-anak Indonesia. Sudah ada beberapa serial yang sudah rilis seperti Secil Belajar Angka, Secil Belajar Mengaji Iqro', Secil Belajar Doa Islam, Secil Belajar Tajwid dan masih banyak lagi yang lainnya

Memahami mood anak sebelum memulai belajar adalah hal wajib yang harus diperhatikan oleh para orangtua. Jangan sampai ketika sang anak sedang marah, lapar, lelah atau mengantuk kita ajak untuk belajar. Dalam kondisi seperti ini tentu anak akan sulit bahkan tidak mau untuk diajak belajar. Belajar yang menyenangkan akan sangat bergantung pada mood anak.
Alangkah seronok apabila melihat anak kecil anda sudah boleh membaca seawal usia 4-5 tahun. Ia tidak mustahil, sebab zaman sekarang sudah bermacam-macam cara, kaedah dan tips boleh anda dapati untuk membolehkan anak anda pandai membaca. Malah, banyak bukti yang tunjukkan dengan teknik tertentu, ada anak yang sudah boleh membaca seawal usia 3 tahun.
Pada tahap awal, kita mungkin agak gagap melakukannya. Tapi dengan latihan terus menerus, maka berikutnya yang terasakan adalah kenyamanan membaca.Bahkan secara terus menerus, skala pandangan mata pada tulisan, bisa diperluas. Misalnya mulai dengan beberapa kata, lalu satu baris, beberapa bari, lalu meningkat menjadi satu paragraf, lalu beberapa paragraf, dan berikut satu halaman buku.
Cara mengajari anak membaca dengan menyenangkan berikutnya tentu melibatkan anak dalam cerita yang kamu baca. Walau anak belum bisa membaca, begitu ia kamu libatkan dalam cerita yang sedang kamu baca. Maka ia akan tertarik dan antusias untuk mengetahuinya. Ajarkan cara membaca sedikit demi sedikit menggunakan cerita tersenut. Masa Kanak-kanan adalah masa terbaik untuk menerima pembelajaran.
Ayah bunda dan bapak ibu guru Mengajari anak TK membaca harus memiliki inisiatif yang berbeda. Salah satunya dengan mengajaknya ke tempat-tempat yang menarik seperti di taman. Belajar tak melulu harus di dalam ruangan. Sesekali bisa mengajak anak anak bermain sambil belajar membaca. Cara seperti ini mampu mendorong semangat anak dalam belajar membaca karena berada di tempat yang baru. Untuk itu, ajaklah anak anak belajar tidak hanya di dalam ruangan/ rumah.
Teknik pengujian ini sederhana sekali. Anda hanya perlu menyediakan pengukur waktu (stopwatch, jam tangan atau jam meja), buku yang belum pernah anda baca sebelumnya sebagai materi yang akan digunkan untuk mengukur kemampuan anda membaca dan menyerap informasi yang Anda baca dalam periode waktu tertentu. Umumnya setiap halaman buku yang berukuran setengah kuarto (105 x 148,5 mm) berisi sekitar 297 kata (setiap barisnya berisi sekitar 8 sampai 9 kata dan setiap halaman berisi sekitar 33 baris). Sementara periode waktu membaca yang diberikan untuk setiap pengujian, paling lama hanya 60 detik. Pada tahap pengujian berikutnya, periode waktu ini harus makin dikurangi.

Sampah merupakan satu hal yang seakan menjadi pemandangan “wajib” saat banjir. Terutama di musim hujan seperti sekarang. Kesadaran masyarakat akan hidup bersih memang masih kurang sampai saat ini. Masih ada saja orang-orang yang begitu asyik membuang sampah ke sungai tanpa rasa bersalah. Untuk mencegah masalah ini berkelanjutan secara terus menerus perlu diawali dari langkah yang sederhana. Salah satunya mengajak si kecil untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Kita ajak si kecil untuk membuang sampah pada tempatnya. #YukBacakanBuku "Aku belajar membuang sampah" dari Halo Balita. Semoga si kecil jadi tahu betapa pentingnya cinta terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
×